10507521
1. Proses StartUP pada window xp
1. Pertama, bunyi speaker POST, bila sistem berjalan normal, proses ini akan mengetes memory dan beberapa subsistem lainnya. Setelah proses POST berlanjut untuk device yang memiliki BIOS seperti VGA Card dan beberapa jenis kartu jaringan, begitu pula devices lainnya.
2. Begitu POST selesai dan BIOS memastikan bahwa semuanya OK, BIOS lalu akan membaca MBR (Master Boot Record). MBR ini adalah sektor pertama dari harddisk pertama (harddisk yang dipake untuk booting, biasa disebut master atau HD0). Pada saat MBR diambil allih, berarti windows sekarang dalam kendali BIOS.
3. MBR kemudian mencari Boot Sector (Sektor pertama dari partisi hdd yang aktif). Disitulah letak NTLDR, NTLDR adalah BOOT LOADER untuk Windows XP. NTLDR memungkinkan pengalamatan memory, pengenalan sistem file, membaca konfigurasi di file boot.ini dan memanggil menu booting. NTLDR harus berada di root partisi aktif bersama dengan NTDETECT.COM, BOOT.INI, BOOTSECT.DOS (kalau multi boot dengan OS lain) dan NTBOOTDD.SYS (bila punya adapter SCSI)
4. Begitu XP dipilih dari menu boot, NTLDR menjalankan NTDETECT.COM, BOOT.INI dan BOOTSECT.DOS untuk menjalankan OS terpilih. System dimulai dalam mode real 16-bit, dan kemudian memindahkannya ke mode 32 bit yang terproteksi.
5. NTLDR lalu memanggil NTOSKRNL.EXE dan HAL.DLL. yang merupakan jantung dari booting ke windows XP. Kedua file ini harus berlokasi di %SystemRoot%System32.
6. NTLDR kemudian membaca registry, memilih profil hardware dan memanggil driver untuk device sesuai urutannya.
7. Pada titik ini NTOSKRNL.EXE mengambil alih. Akan dijalankan WINLOGON.EXE yang kemudian memanggil LSASS.EXE, program yang bertanggung jawab untuk menampilkan layan Logon. Nah setelah itu baru deh kita bisa login ke windows.
2. Definisi dari :
a. BIOS -> BIOS merupakan singkatan dari Basic Input/Output System, BIOS berfungsi membangunkan/menfungsikan setiap hardware yang terdapat di dalam komputer anda, seperti motherboard, prosessor, RAM, dll. Setelah itu, BIOS akan melakukan pembagian resource sehingga setiap perangkat keras (hardware) akan dapat berfungsi sesuai dengan fungsinya.
b. BootStrap ->Bootstrap adalah suatu metode yang dikembangkan pertama kali oleh Brad Efron dengan tujuan menaksir parameter (standard deviasi, Confidence Interval, uji hipotesis, bias) suatu data sampel yang berukuran kecil.
c. BootLoader -> BOOTLOADER (program yang dapat menjalankan sistem operasi) yang akan memanggil sistem operasi yang anda gunakan, apakah itu Windows, DOS, OS/2, Linux, Unix, atau lainnya.
d. Image Kernel -> image kernel adalah suatu perangkat lunak yang menjadi bagian utama dari sebuah sistem operasi. Tugasnya melayani bermacam program aplikasi untuk mengakses perangkat keras komputer secara aman.
3. Jelaskan Fungsi dari :
a. Shell -> program yang dapat membaca instruksi-instruksi yang diinputkan (Biasanya menggunakan Keyboard) dan mengartikan kontrol statements agar dapat di proses sesuai perintah yang diinginkan (command interpreter). Denga kata lain shell merupakan program yang berfungsi menghubungkan secara lansung antara user dengan sistem operasi. Ketika kita mengetikkan sesuatu di keyboard maka shell akan menafsirkan apa yang kita ketikkan. Sebagai contoh apabila kita ketikkan ls pada shell dan ls ternyata merupakan program yang dapat di eksekusi maka shell akan menjalankan program tersebut.
b. System Call -> Komputer digunakan untuk melakukan suatu proses yang dikehendaki user. Oleh karena itu harus ada suatu bentuk komunikasi antara user dan hardware. Komunikasi itu terjadi dalam bentuk system calls. SO melalui shell-nya akan menangkap perintah dari user yang kemudian akan dikomunikasikan melalui system calls. Disinilah peran SO sebagai jembatan komunikasi antara user dan hardware itu terjadi.
4. Hubungan antara system call & shell
System Calls
Suatu set ‘extended instructions’ yang merupakan interface antara program-program dengan sistem operasi.
System calls meng-create, men-delete dan menggunakan objek-objek yang diatur oleh system operasi, antara lain : proses-proses dan file-file.
Library procedure meletakkan parameter-parameter system call pada tempat tertentu dan memberikan instruksi trap untuk memulai sistem operasi
Trap instruction : ketika diterima oleh sistem operasi, sistem memeriksa apakah parameter tersebut valid atau tidak
Return form trap : sistem operasi mengembalikan kontrol ke library procedure
Contoh mekanisme system calls:
Pada program C, system call untuk READ
count = read (file, buffer, nbytes)
Shell
Shell merupakan Unix command interpreter yang walaupun bukan merupakan bagian dari sistem operasi, menggunakan banyak feature sistem operasi
Prompt : standar input, menandakan bahwa shell siap menerima command
Contoh :
date
date > file
sort <> file2
cat file1 file2 file3 | sort > /dev/lp
Background job : proses yang berjalan sementara user tetap bisa terus bekerja
di kutip dari :
http://www.geocities.com/ensiklopc/bios/pengertian.htm -> link bios
http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20081103223756AAtYwAX -> proses startup
http://www.yogyafree.net/forum2/viewtopic.php?f=8&t=18602 -> image kernel
http://blogs.fadliwae.web.id/?p=196 -> shell
http://bebas.vlsm.org/v06/Kuliah/SistemOperasi/BUKU/SistemOperasi-4.X-1/ch06s04.html -> system call
0 komentar:
Posting Komentar